Wells Fargo memecat eksekutif perbankan atas karena mengencingi penumpang pesawat

NEW DELHI: Raksasa perbankan AS Wells Fargo pada hari Jumat (6 Januari) memecat seorang eksekutif top India yang sekarang sedang dikejar oleh polisi karena diduga mengencingi sesama penumpang di dalam penerbangan Air India.

Shankar Mishra, yang menurut laporan media lokal adalah wakil presiden operasi bank India, diberhentikan setelah seorang wanita berusia 72 tahun menulis surat kepada manajemen Air India untuk mengeluh tentang insiden November.

“Wells Fargo menjunjung tinggi standar perilaku profesional dan pribadi karyawan dan kami menemukan tuduhan ini sangat mengganggu,” kata perusahaan itu dalam sebuah pernyataan.

“Orang ini telah diberhentikan dari Wells Fargo,” tambahnya, tanpa menyebutkan nama Mishra atau menyebutkan posisinya.

Bank mengatakan mereka “bekerja sama dengan penegak hukum dan meminta agar setiap pertanyaan tambahan diarahkan kepada mereka”.

Mishra, yang dilaporkan mabuk selama perjalanan dari New York ke New Delhi pada 26 November, telah melarikan diri dari pihak berwenang setelah maskapai tersebut mengajukan pengaduan pidana.

Polisi di Delhi mengatakan, tersangka masih buron dan mereka telah melakukan kontak dengan keluarganya.

Namun dalam pernyataan yang dikeluarkan oleh pengacaranya dan dilaporkan oleh media lokal, Mishra mengatakan bahwa dia telah menyelesaikan masalah tersebut dengan memberikan kompensasi kepada wanita tersebut pada saat kejadian.

“Pesan WhatsApp antara terdakwa dan wanita itu dengan jelas menunjukkan bahwa pakaian dan tas terdakwa dibersihkan pada 28 November dan hal yang sama dikirimkan pada 30 November,” bunyi pernyataan itu, menurut India Today.

Air India, yang baru-baru ini dibeli oleh konglomerat Tata Group setelah puluhan tahun berada di bawah kendali negara, telah menghadapi semburan kritik atas penanganan keluhan wanita tersebut.

Regulator penerbangan India telah menegur manajemen Air India karena tidak melaporkan insiden tersebut.

“Perilaku maskapai yang bersangkutan tampaknya tidak profesional dan menyebabkan kegagalan sistemik,” kata Direktorat Jenderal Perhubungan Udara dalam sebuah pernyataan.

Posted By : result hk 2021