‘Tunggu aku di surga, anakku’: Pelajar menjadi korban gempa terbesar di Jawa Barat

Lilies Suharyati mengatakan, saat gempa terjadi, yang dipikirkannya hanyalah kedua putranya, Ridho, 10, dan Ridwan, 7.

“Saya segera meninggalkan rumah dan langsung menuju ke sekolah mereka. Saya bahkan tidak repot-repot mengunci pintu atau membawa apa pun, ”katanya kepada CNA pada hari Selasa.

Ibu rumah tangga berusia 30 tahun itu mengatakan saat dia sampai di sekolah putranya, dia melihat banyak murid berlumuran darah dan debu. Semua orang, termasuk guru dan orang tua, menangis tersedu-sedu karena shock dan horor bencana tersebut.

Sekolah yang terletak di perbukitan pedesaan pinggiran kota Cianjur itu sepi saat CNA berkunjung. Sebagian dinding luarnya telah runtuh seluruhnya, sementara ruang kelasnya dipenuhi puing-puing dan pecahan kaca.

Topi milik siswa terlihat masih tergantung di salah satu dinding kelas dan ada gelas berisi minuman setengah habis di salah satu meja guru, mengisyaratkan kengerian dan kepanikan yang disebabkan oleh getaran saat semua orang melarikan diri untuk hidup mereka.

Suharyati mengatakan dia hanya bisa menemukan anak sulungnya di antara para murid. Putranya yang lain, Ridwan, dibawa ke rumah sakit karena patah pergelangan tangan yang dideritanya ketika sebuah lemari kayu jatuh menimpanya.

Membawa Ridho bersamanya, Suharyati bergegas ke rumah sakit untuk mencari putranya yang terluka. Ketiganya belum pulang sejak gempa.

JUMLAH KORBAN BISA NAIK: GUBERNUR

Anak-anak merupakan bagian signifikan dari pasien yang dirawat di Rumah Sakit Umum Sayang Cianjur, rumah sakit terbesar di Kabupaten Jawa Barat. Beberapa, seperti Ridwan, mengalami patah tulang, sementara yang lain mengalami luka di berbagai bagian tubuh.

Rumah sakit, yang juga mengalami kerusakan akibat gempa, harus mendirikan tenda darurat di tempat parkirnya untuk merawat pasien yang membludak.

Mereka yang mengalami luka lebih serius dirawat di dalam gedung, dengan tempat tidur rumah sakit menempati lobi dan lorong karena rumah sakit mengalami kekurangan kamar.

Posted By : keluar hk