Tiga tewas, pria bersenjata lari di negara bagian Washington AS: Polisi

LOS ANGELES: Seorang pria bersenjata yang menembak mati tiga orang dalam apa yang dikatakan polisi sebagai serangan acak sedang diburu di negara bagian Washington, AS barat, Selasa (24 Januari).

Serangan itu terjadi setelah dua penembakan massal di California yang telah menewaskan 18 orang ketika Amerika Serikat kembali bergulat dengan kengerian kekerasan senjata yang meningkat.

Polisi di kota Yakima mengatakan seorang pria membunuh tiga orang di sebuah toko serba ada semalam dalam serangan yang tampaknya tidak beralasan.

“Tampaknya ini situasi acak,” kata Kepala Polisi Yakima, Matthew Murray.

“Tidak ada konflik nyata di antara kedua belah pihak. Mereka masuk begitu saja dan mulai menembak.”

Murray mengatakan petugas sedang memeriksa rekaman pengawasan dari area sekitar toko Circle K setelah serangan pada pukul 3.30 pagi.

“Penembakan pertama terjadi di dalam toko. Kemudian dia keluar dari toko dan menembak seorang korban di luar toko dan kemudian pergi ke seberang jalan dan ternyata menembak satu orang lagi.

“Kami memiliki tiga pihak yang telah meninggal yang dikonfirmasi.”

Tersangka, bernama Jarid Haddock setempat berusia 21 tahun, kemudian kabur dengan mobil curian dari pom bensin terdekat, kata Murray.

Polisi awalnya percaya korban keempat ada di dalam mobil itu, tetapi kemudian mengatakan mereka tidak mengira ada orang lain yang terluka.

“Ini orang yang berbahaya dan sifatnya acak sehingga membahayakan masyarakat,” katanya.

“Kami tidak memiliki motif, kami tidak tahu mengapa. Kami akan melakukan segala yang kami bisa untuk menemukan dan menangkap orang itu.”

Departemen kepolisian mendesak siapa pun yang melihat Haddock untuk segera menghubungi 911.

“Jangan mendekat. Tersangka dianggap bersenjata dan berbahaya,” kata sebuah tweet.

Yakima, yang terletak 160 km tenggara Seattle, adalah kota berpenduduk sekitar 100.000 orang.

Wilayah ini sebagian besar adalah pertanian, dengan buah-buahan dan hop sebagai tanaman utama.

Penembakan di Yakima adalah kekerasan senjata terbaru yang mengguncang Amerika Serikat.

Pada hari Senin, tujuh orang tewas di dua lokasi pertanian di selatan San Francisco ketika seorang buruh tani Cina-Amerika diyakini telah menembaki rekan-rekannya.

Beberapa korbannya diketahui juga orang Tionghoa.

Pada Sabtu malam, seorang pria tua Asia mengamuk di studio tari di Monterey Park dekat Los Angeles, menewaskan 11 orang yang berkumpul untuk perayaan Tahun Baru Imlek.

Huu Can Tran menembak dirinya sendiri hingga tewas beberapa jam kemudian saat polisi masuk dengan mobil vannya.

Posted By : nomor hk hari ini