Tanah longsor Malaysia: Pencarian berlanjut di perkemahan untuk 12 yang hilang

KUALA LUMPUR: Pencarian 12 pekemah yang tersisa terjebak dalam tanah longsor mematikan di tempat perkemahan tanpa izin di Malaysia berlanjut untuk hari kedua pada Sabtu (17 Desember) setelah berhenti semalam karena cuaca buruk, kata para pejabat.

Sedikitnya 21 orang, termasuk lima anak, tewas setelah tanah longsor di Batang Kali, daerah perbukitan yang populer sekitar 50 km (30 mil) utara Kuala Lumpur, runtuh saat orang-orang tidur di tenda mereka.

Ada 94 orang terjebak dalam tanah longsor tetapi 61 orang selamat, dengan 12 orang masih hilang, menurut Badan Penanggulangan Bencana Nasional Malaysia.

Tiga warga Singapura termasuk di antara mereka yang diselamatkan, kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Singapura (MFA) pada Jumat malam. Ia menambahkan bahwa Komisi Tinggi Singapura di Kuala Lumpur telah menghubungi mereka bertiga.

Operasi pencarian dan penyelamatan dihentikan sekitar pukul 12 pagi pada hari Sabtu karena cuaca yang tidak menguntungkan dan dilanjutkan pada pukul 7 pagi, kata departemen pemadam kebakaran dan penyelamatan.

Direktur Departemen Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Selangor Norazam Khamis mengatakan operasi pencarian dan penyelamatan akan difokuskan pada dua dari tiga sektor area pencarian.

“Kami fokus ke dua lokasi karena kami yakin korban terjebak (di sana)… hal ini berdasarkan fakta bahwa korban terakhir ditemukan di titik di antara dua lokasi tersebut.

“Operasi (pencarian dan penyelamatan) hari ini akan melibatkan penggunaan alat berat atau ekskavator untuk memindahkan tanah dan pohon besar yang tumbang bersama aliran tanah,” katanya kepada wartawan di lokasi bencana.

Namun, kata dia, penggunaan keempat ekskavator tersebut akan bergantung pada cuaca dan kondisi tanah selama operasi berlangsung.

Posted By : keluar hk