Pertarungan 10 sudut: Pemilih di Batu dimanjakan dengan pilihan di tengah sengitnya kontes GE15 Malaysia

Ada juga Too, ketua koperasi yang mengaku sangat mengenal Batu. Ia mengaku marah karena Parti Gerakan Rakyat Malaysia (Gerakan) meninggalkan kursi dan memberi jalan bagi Parti Islam Se-Malaysia (PAS) untuk bertarung di sana. Kedua belah pihak berada di bawah PN.

“Saya bukan anggota Gerakan tapi banyak yang marah karena sudah 30 tahun melayani masyarakat Batu,” kata pria 49 tahun itu.

Too juga mengatakan bahwa dia frustrasi dengan situasi politik saat ini dan hanya ingin membuat segalanya lebih baik bagi warga Batu.

Dia telah berjanji untuk memulai kelas kuliah bagi penduduk di antara inisiatif lainnya.

Kandidat independen lainnya adalah influencer media sosial Nur Fathiah yang juga dikenal sebagai Cleopatra.

Ibu tunggal dua anak ini mengaku aktif di Batu dengan keterlibatannya di lembaga swadaya masyarakat Hetero Action Women Alliance (HAWA).

Dalam salah satu video TikToknya, Nur Fathiah, 28, mengatakan bahwa sebagai seorang aktivis, HAWA tidak memiliki suara yang cukup kuat untuk membantu masyarakat, terutama dalam hal pendidikan, kesempatan kerja, dan biaya hidup.

“Terlalu banyak masalah yang tidak bisa diselesaikan oleh para pemimpin sebelumnya. Kami tidak bisa menunggu lebih lama lagi,” katanya.

PILIHAN DIMANFAATKAN PADA PILIHAN

Di antara para pemilih yang diwawancarai oleh CNA adalah pendukung setia kandidat tertentu, serta lainnya yang masih ragu-ragu.

Pensiunan Mr Abdul Aziz Mohd Sharif, 63, mengatakan bahwa dia akan memilih PH dan PKR.

“Prabakaran baik-baik saja, dia membantu orang-orang di sekitar sini. Usia bukanlah faktor. Dia ada di PKR, jadi saya akan memilih dia,” katanya kepada CNA.

Posted By : keluar hk