Uncategorized

Korsel terlihat memacu ekspor untuk mengatasi keterpurukan

SEOUL: Presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol mengatakan pada hari Rabu (23 November) pemerintah akan membantu perusahaan dengan promosi ekspor ke kawasan utama seperti Asia Tenggara untuk melawan pertumbuhan ekonomi yang melambat.

Perekonomian Korea Selatan menghadapi tantangan yang menguat karena permintaan global mendingin dan pengeluaran di dalam negeri memudar.

“Kita harus mengatasi jenis krisis global yang kompleks seperti yang kita hadapi sekarang melalui promosi ekspor,” sebuah laporan media mengutip Yoon yang mengatakan pada pertemuan pejabat tinggi yang tugasnya berhubungan dengan ekspor.

“Setiap instansi pemerintah harus memberikan dukungan penuh (kepada perusahaan swasta),” imbuhnya.

Pemerintah tidak menetapkan target ekspor khusus pada pertemuan tersebut, tetapi mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa negara perlu menjajaki peluang di kawasan seperti Perhimpunan Bangsa Bangsa Asia Tenggara (ASEAN).

Blok 10 negara itu sudah menjadi mitra dagang terbesar kedua bagi Korea Selatan dan tujuan utama bagi perusahaan manufakturnya untuk merelokasi produksi jauh dari China, di mana biaya meningkat dan pertumbuhan melambat.

Perekonomian Korea Selatan mendingin lebih cepat dari yang diperkirakan sebelumnya, dengan pengeluaran di dalam negeri sekarang memudar menyusul lonjakan sebelumnya berdasarkan permintaan yang terpendam ketika pembatasan COVID-19 dicabut.

Dalam laporan global yang diterbitkan pada hari Selasa, Organisasi untuk Kerjasama Ekonomi dan Pembangunan (OECD) memangkas perkiraan pertumbuhan ekonomi Korea Selatan untuk tahun depan menjadi 1,8 persen, turun dari 2,2 persen yang diperkirakan hanya dua bulan sebelumnya.

Itu akan menandai perlambatan dari pertumbuhan yang diharapkan sebesar 2,7 persen tahun ini dan akan jauh di bawah rata-rata pertumbuhan 2,6 persen selama 10 tahun terakhir.

Posted By : togel hongkon