Keluarga Indonesia menggugat atas bencana stadion Malang yang mematikan

JAKARTA: Tujuh keluarga Indonesia yang kerabatnya meninggal atau terluka dalam salah satu bencana stadion terburuk dalam sejarah sepak bola menggugat pejabat yang mereka anggap bertanggung jawab, kata pengacara mereka Jumat (23 Desember).

Penyerbuan di kota Malang di Jawa pada bulan Oktober menewaskan 135 orang, termasuk lebih dari 40 anak-anak.

Itu terutama disalahkan pada penggunaan gas air mata yang berlebihan oleh polisi, menurut penyelidikan awal.

Gugatan perdata menyasar delapan pihak, antara lain Persatuan Sepak Bola Indonesia, Polri, penyelenggara liga PT Liga Indonesia Baru, dan pemilik klub sepak bola Malang Arema FC.

Presiden Indonesia Joko Widodo juga terdaftar sebagai turut tergugat.

Imam Hidayat, seorang pengacara yang mewakili keluarga, mengatakan mereka menuntut pertanggungjawaban dan kompensasi.

“Kita harus mempertimbangkan mata pencaharian keluarga dari mereka yang meninggal atau terluka parah,” kata Hidayat kepada AFP.

“Mereka, dalam pandangan kami, membutuhkan kompensasi, meskipun nyawa tidak bisa ditukar dengan uang.”

Keluarga menuntut ganti rugi sekitar 62 miliar rupiah (US$3,9 juta), katanya.

Posted By : keluar hk