Indonesia setujui lima vaksin COVID-19 untuk suntikan booster
Asia

Indonesia setujui lima vaksin COVID-19 untuk suntikan booster

JAKARTA: Otoritas Indonesia pada Senin (10/1) memberikan izin darurat penggunaan lima vaksin berbeda COVID-19 sebagai suntikan booster yang akan memprioritaskan kelompok rentan.

Penny Lukito, Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Indonesia, mengatakan vaksin Sinovac, Pfizer, AstraZeneca, Moderna dan Zifivax akan didistribusikan sebagai suntikan vaksin ketiga di negara tersebut. Lukito menambahkan, ada beberapa vaksin tambahan yang saat ini sedang dalam proses uji klinis untuk mendapatkan izin penggunaan darurat.

“Vaksin booster perlu diberikan untuk menjaga efikasi vaksin terhadap infeksi COVID-19,” kata Lukito dalam konferensi pers, Senin.

Program booster yang dijalankan Kementerian Kesehatan akan dimulai Rabu dan ditempatkan di garis depan populasi berisiko tinggi berusia 18 tahun ke atas, yaitu orang tua dan kelompok individu dengan gangguan kekebalan, menurut pernyataan kementerian. Pemerintah telah membagikan suntikan booster kepada tenaga medis sejak Juli tahun lalu.

Pemerintah juga membagikan vaksin booster gratis untuk lansia dan kelompok rentan lainnya.

Indonesia, hingga Minggu, telah mencatat lebih dari 4,2 juta kasus COVID-19 dan lebih dari 144.000 kematian. Selama puncak lonjakan terakhir pada bulan Juli, mencapai 56.757 kasus per hari karena rumah sakit menjadi kewalahan oleh pasien yang sakit dan kehabisan tempat tidur dan pasokan oksigen.

Sebanyak 116 juta orang di negara itu telah menerima dua dosis vaksin lengkap dari target yang ditetapkan pemerintah sebesar 208 juta orang.

Posted By : keluar hk