Indonesia mengadakan pembicaraan dengan industri tentang masalah distribusi batubara, larangan ekspor
Uncategorized

Indonesia mengadakan pembicaraan dengan industri tentang masalah distribusi batubara, larangan ekspor

JAKARTA : Indonesia belum mencapai keputusan untuk mencabut larangan ekspor batu bara karena pihak berwenang membahas mengatasi masalah logistik yang memperlambat upaya mendistribusikan batu bara ke pembangkit listrik domestik, kata seorang eksekutif kelompok pertambangan, Minggu.

Eksportir batubara termal terbesar di dunia menangguhkan ekspor batubara pada 1 Januari setelah perusahaan listrik negara Indonesia melaporkan tingkat persediaan bahan bakar yang sangat rendah, menempatkan ekonomi terbesar di Asia Tenggara itu di ambang pemadaman listrik yang meluas.

Langkah tersebut telah mengirim harga bahan bakar global naik minggu lalu dengan pembeli internasional memantau diskusi erat antara otoritas Indonesia dan industri batubara lokal. Seorang pejabat kementerian energi telah berjanji untuk meninjau larangan tersebut setelah 5 Januari

Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Indonesia kembali bertemu dengan para penambang dan industri terkait lainnya pada hari Minggu, tetapi belum membuat keputusan tentang melanjutkan ekspor, kata Hendra Sinadia, direktur eksekutif Asosiasi Penambang Batubara Indonesia.

“Salah satu isu yang dibahas adalah terbatasnya ketersediaan kapal untuk mengangkut batu bara ke pembangkit listrik,” katanya.

Menteri Senior Luhut Pandjaitan mengatakan bahwa darurat pasokan batu bara di pembangkit listrik lokal sudah berakhir, tetapi pemerintah masih perlu terus membahas kebijakan di bidang ini.

Pembicaraan akan dilanjutkan pada Senin, kata juru bicara menteri Luhut, Minggu.

Pekan lalu Kedutaan Besar Jepang di Jakarta meminta Kementerian Energi Indonesia untuk mengecualikan batu bara berkalori tinggi dari larangan ekspor karena tidak digunakan oleh pembangkit listrik lokal dan izin untuk lima kapal yang sudah memuat batu bara untuk berangkat ke Jepang.

Menteri Perdagangan Korea Selatan Yeo Han-koo pada hari Jumat mengadakan panggilan video dengan mitranya dari Indonesia untuk menyampaikan “kekhawatiran tentang larangan ekspor batubara Indonesia dan sangat meminta kerja sama pemerintah Indonesia untuk segera memulai kembali pengiriman batubara”, kantor berita Korea Selatan Yonhap melaporkan.

Jepang dan Korea Selatan adalah salah satu tujuan utama batubara Indonesia dan bersama dengan China dan India, mereka menyumbang 73 persen dari ekspornya pada tahun 2021, data pelacakan kapal dari Kpler menunjukkan.

(Laporan oleh Fransiska Nangoy; Disunting oleh Raissa Kasolowsky)

Posted By : togel hongkon