Indonesia akan menjaga perdagangan karbon lokal sampai target gas rumah kaca terpenuhi
Business

Indonesia akan menjaga perdagangan karbon lokal sampai target gas rumah kaca terpenuhi

JAKARTA : Indonesia tidak akan mengizinkan perdagangan karbon lintas batas sampai memenuhi target pengurangan gas rumah kaca, menteri keuangannya mengatakan pada hari Jumat, menggarisbawahi bahwa harga karbon domestiknya akan termasuk yang termurah di dunia.

Ekonomi terbesar di Asia Tenggara itu akan mulai mengenakan pajak karbon pada April mendatang, yang dikenakan terhadap operator pembangkit listrik tenaga batu bara dengan tingkat emisi karbon di atas batas yang ditetapkan pemerintah.

Ini akan menjadi langkah pertama negara G20 menuju pembentukan pasar karbon pada tahun 2025. Tarif pajak karbon, sekarang sebesar Rp30.000 (US$2,11) per ton setara CO2 (CO2e), pada akhirnya akan menyamai harga karbon domestik setelah pasar dapat menentukan harga.

Pada tingkat saat ini, harga karbon Indonesia akan jauh di bawah harga di beberapa negara lain, yang telah mencapai di atas US$40 per ton, kata Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam seminar bisnis.

“Harga kami yang rendah akan membuat komplikasi. Nanti orang asing akan mau membeli kredit karbon kami untuk digunakan di luar negeri. Ini yang harus kita lindungi,” kata Sri Mulyani.

“Makanya akan ada semacam DMO (domestic market obligation) … Indonesia harus memenuhi kuota pengurangan karbonnya sendiri sebelum bisa menjual,” katanya, seraya menambahkan bahwa pemerintah sedang menyelesaikan mekanismenya.

Pemerintah awalnya mengusulkan kepada parlemen untuk menetapkan tarif pajak karbon yang lebih tinggi sebesar Rp75.000 per ton CO2e, tetapi selama musyawarah, pemerintah setuju dengan anggota parlemen untuk menguranginya pada tahap perkenalan.

Para pejabat membela tarif yang rendah, dengan mengatakan mereka harus memperhitungkan keterjangkauan listrik.

Sri Mulyani mengatakan pemerintah sedang bekerja untuk menentukan batas emisi karbon pembangkit listrik tenaga batu bara, menambahkan bahwa operator di atas batas emisi harus mendapatkan izin.

Kemudian dapat membeli sertifikat kredit karbon dari kegiatan ekonomi lain yang mengurangi karbon, atau membayar pajak karbon, katanya.

Bursa Efek Indonesia akan memfasilitasi perdagangan karbon di masa depan, katanya.

(Laporan oleh Gayatri Suroyo; Editing oleh Martin Petty)

Posted By : result hk 2021