Uncategorized

Ekonom sektor swasta menaikkan perkiraan inflasi untuk Singapura, menandai risiko terhadap ekonomi

Survei menunjukkan prospek yang semakin gelap untuk sebagian besar indikator ekonomi makro. Secara khusus, perkiraan pertumbuhan untuk konstruksi diturunkan menjadi 5,9 persen dari 9 persen sebelumnya.

Perkiraan untuk sektor akomodasi dan jasa makanan diturunkan menjadi 7,1 persen dari 9,1 persen, sementara perdagangan grosir dan eceran terlihat tumbuh 3 persen, bukannya 3,7 persen.

Prospek pertumbuhan untuk sektor keuangan dan asuransi dipangkas menjadi 3,8 persen, dari 4,1 persen. Demikian juga untuk ekspor domestik nonmigas, diperkirakan akan tumbuh sebesar 6,3 persen tahun ini, dibandingkan dengan perkiraan terakhir sebesar 7,8 persen.

Sementara itu, manufaktur, yang merupakan seperlima dari ekonomi Singapura, akan tetap menjadi titik terang utama untuk tahun depan. Para ekonom memperkirakan sektor ini akan tumbuh 4,6 persen, lebih tinggi dari perkiraan 4,1 persen tiga bulan lalu.

Prospek juga cerah untuk konsumsi swasta, yang melihat peningkatan dari 4,5 persen menjadi 6,6 persen.

Adapun pasar tenaga kerja, responden memperkirakan tingkat pengangguran mencapai 2,1 persen pada akhir tahun, sedikit lebih rendah dari 2,2 persen sebelumnya.

Ke depan hingga 2023, PDB Singapura diproyeksikan meningkat sebesar 3 persen, dengan inflasi yang turun dari level tertingginya.

Para ekonom melihat inflasi headline sebesar 3 persen tahun depan dan inflasi inti sebesar 2,8 persen.

Survei triwulanan terbaru dikirim oleh MAS pada akhir Mei kepada para ekonom dan analis yang memantau dengan cermat ekonomi Singapura. Laporan ini tidak mewakili pandangan atau perkiraan MAS, kata bank sentral.

Posted By : togel hongkon