Dokter di Malaysia ditangkap karena diduga mengeluarkan sertifikat vaksinasi COVID-19 palsu
Asia

Dokter di Malaysia ditangkap karena diduga mengeluarkan sertifikat vaksinasi COVID-19 palsu

KUALA TERENGGANU: Polisi di negara bagian Terengganu, Malaysia, telah menangkap seorang dokter klinik swasta yang diduga menerbitkan sertifikat vaksinasi COVID-19 palsu.

Pria berusia 51 tahun itu dijemput di kliniknya pada Sabtu (8 Januari) setelah mendapat keluhan dari anggota masyarakat.

“Penyelidikan awal mengungkapkan bahwa total 1.900 orang ditemukan berurusan dengan klinik ini (untuk tujuan vaksinasi) dan dari jumlah itu, kami masih menyelidiki berapa banyak yang tidak mendapatkan suntikan tetapi mendapat sertifikat vaksinasi palsu,” kata Kapolsek Terengganu. Rohaimi Md Isa.

“Dipahami bahwa mereka yang ingin mendapatkan sertifikat vaksinasi palsu ini harus membayar antara RM400 dan RM600 (US$95 dan US$143) dibandingkan dengan harga sebenarnya RM300 untuk suntikan,” katanya kepada wartawan.

Dokter dikatakan telah menggunakan agen yang diberi komisi RM50 untuk mempromosikan jasanya.

Pihak berwenang yakin ada juga orang dari luar Terengganu yang mengunjungi dokter untuk mendapatkan sertifikat vaksinasi palsu.

“Sebagian besar pelanggan berurusan dengan dokter secara online, jadi kami akan mencoba mendapatkan informasi dari email di laptop yang juga disita dari klinik,” kata Kapolres.

Posted By : keluar hk