Diplomat Malaysia mengingat kekurangan selama kunjungan PM Ismail Sabri ke UEA
Asia

Diplomat Malaysia mengingat kekurangan selama kunjungan PM Ismail Sabri ke UEA

PUTRAJAYA: Duta Besar Malaysia untuk Uni Emirat Arab (UEA) dan Konsul Jenderal Malaysia di Dubai telah dipanggil oleh kementerian luar negeri karena gagal mengoordinasikan masalah administrasi dan logistik selama kunjungan Perdana Menteri Ismail Sabri Yaakob ke UEA pada akhir Maret.

“Kegagalan itu membuat perdana menteri harus menunggu lama di ruang kedatangan untuk pengurusan paspor dan imigrasi,” kata Kementerian Luar Negeri dalam keterangannya, Senin (11/4).

“Juga, tidak ada perlindungan keamanan seperti gerakan iring-iringan mobil yang harus disediakan untuk perdana menteri sesuai dengan prosedur operasi standar.”

Kedua diplomat itu juga gagal memberi tahu kementerian luar negeri tentang KTT Pemerintah Dunia, yang diadakan selama Dubai Expo.

“Pimpinan Wisma Putra hanya mengetahui KTT pada 30 Maret lalu, melalui sumber yang berbeda,” tambah kementerian.

“Jika kita telah diberitahu tentang KTT, tentu upaya akan dilakukan sehingga perdana menteri bisa menyampaikan pidato di program tersebut.”

Ismail Sabri menghadiri upacara penutupan KTT setelah menerima undangan untuk acara tersebut, setelah pertemuan yang diadakan dengan Menteri Negara Kerjasama Internasional UEA, Reem Ebrahim Al Hashimy.

Menurut Kementerian Luar Negeri Malaysia, kebingungan tidak akan terjadi jika koordinasi dilakukan lebih awal, karena pemerintah UEA telah menyiapkan fasilitas untuk Ismail Sabri hingga akhir kunjungannya.

“Langkah pemanggilan kembali kedua pejabat tersebut bukanlah hal yang luar biasa dan dilakukan melalui diskusi dengan pihak-pihak terkait, termasuk Dinas Pelayanan Publik.

“Hal itu dilakukan untuk melindungi kepentingan dalam hubungan bilateral antara Malaysia dan negara-negara tersebut, (serta) untuk memastikan kompetensi pelayanan publik,” kata kementerian, seraya menambahkan bahwa kunjungan Ismail Sabri masih berhasil mencapai tujuan.

Selama kunjungan Bapak Ismail Sabri ke UEA dari 29 Maret hingga 31 Maret, beliau menghadiri upacara penutupan Paviliun Malaysia di Dubai Expo, serta upacara penghargaan untuk petugas dan staf Paviliun.

Bapak Ismail Sabri menyaksikan penandatanganan beberapa nota kesepahaman antara perusahaan Malaysia dan perusahaan internasional. Dia juga mengadakan pertemuan dengan wakil presiden dan perdana menteri UEA, Sheikh Mohammed bin Rashid Al Maktoum.

Posted By : keluar hk