Bupati ibu kota baru Indonesia ‘tertangkap tangan’ dalam kasus dugaan korupsi: lembaga anti-korupsi
Asia

Bupati ibu kota baru Indonesia ‘tertangkap tangan’ dalam kasus dugaan korupsi: lembaga anti-korupsi

JAKARTA: Bupati Penajam Paser Utara di provinsi Kalimantan Timur Indonesia, di mana ibu kota baru negara itu direncanakan akan dipindahkan, telah ditangkap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Ketika ditanya oleh CNA, juru bicara badan tersebut Ali Fikri mengkonfirmasi pada Kamis (13 Januari) bahwa bupati ditangkap di Jakarta pada Rabu sore.

“Ya, jadi KPK menangkap basah orang kemarin sore di Jakarta dan Kaltim. Di antara mereka, ada tujuh orang (yang) tertangkap tangan di Jakarta, termasuk Bupati Penajam Paser Utara, beberapa PNS dan beberapa dari sektor swasta,” kata Fikri.

“Di Kaltim, KPK menangkap empat orang, yakni PNS dan dari pihak swasta.”

Juru bicara itu mengungkapkan, penangkapan itu dilakukan terkait dugaan korupsi, khususnya terkait dugaan suap.

“Jadi ada beberapa tindakan pemberian dan penerimaan (suap) yang melibatkan penyelenggara negara, dalam hal ini salah satunya Bupati Penajam Paser Utara,” kata Fikri.

Petugas KPK masih mendalami 11 orang tersebut dan diharapkan bisa memberikan keterangan lebih lanjut, termasuk kasus dan kronologisnya, dalam konferensi pers pada Kamis malam.

Fikri juga mengatakan kepada CNA bahwa sejumlah uang disita selama operasi. Jumlah totalnya belum diumumkan. Pak Fikri hanya akan mengatakan bahwa sebagian dalam rupiah dan sejauh ini tidak ada mata uang asing yang disita.

Kabupaten terpencil Penajam Paser Utara menjadi berita utama pada tahun 2019, ketika Presiden Joko Widodo mengumumkan bahwa ibu kota negara akan dipindahkan dari kota besar Jakarta ke daerah terpencil Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara di Kalimantan Timur. Bupati Penajam Paser Utara adalah Bapak Abdul Gafur Mas’ud.

Langkah itu dianggap perlu untuk menyelamatkan Jakarta yang tenggelam dan padat serta membangun Kalimantan serta Indonesia bagian timur, karena sebagian besar kegiatan ekonomi di negara itu berpusat di Jawa di mana ibu kota saat ini berada.

Tak lama kemudian, harga tanah di daerah itu mulai melambung. Pembangunan proyek ibu kota baru senilai Rp466 triliun (US$32 miliar) seharusnya dimulai pada 2020.

Posted By : keluar hk