Asia

Bon Odori adalah festival budaya, kata sultan Selangor setelah menteri memberi tahu umat Islam untuk menghindari acara tersebut

Sultan menceritakan bahwa dia pernah menghadiri festival semacam itu di Malaysia pada 2016. Dia mengatakan bahwa berdasarkan pengamatannya, tidak ada ritual keagamaan yang dapat merusak iman siapa pun yang menontonnya.

Awal pekan ini, Menteri di Departemen Perdana Menteri Idris Ahmad mengatakan bahwa umat Islam tidak boleh berpartisipasi dalam festival dengan alasan agama.

“Bon Odori adalah festival Buddhis Jepang untuk menghormati roh leluhur mereka,” kata Idris yang merupakan menteri urusan agama de facto, menurut laporan Bernama.

Ia menambahkan, penelitian Departemen Pengembangan Islam Malaysia (JAKIM) menemukan bahwa program Festival Bon Odori memang mengandung unsur agama lain.

Malaysian Islamic Missionary Trust (YADIM), sebuah lembaga pemerintah di bawah Departemen Perdana Menteri, juga mempertimbangkan masalah ini.

Dikatakan bahwa umat Islam tidak boleh berpartisipasi dalam perayaan kelompok agama lain yang melibatkan masalah keyakinan dan aqidah, termasuk Bon Odori, menurut pernyataan YADIM yang dilansir Utusan Malaysia.

Pernyataan hari Kamis mengatakan sultan Selangor telah memerintahkan pejabat dari Departemen Agama Islam Selangor (JAIS) dan Dewan Kota Shah Alam untuk menghadiri festival untuk menyaksikan sendiri apa yang sebenarnya terjadi di acara semacam itu.

Dia juga menyarankan agar Pak Idris menghadiri festival di Shah Alam, untuk membantunya lebih memahami perbedaan antara agama dan budaya.

“Sultan tidak ingin melihat siapa pun, terutama politisi, menggunakan isu-isu yang menyentuh kepekaan agama untuk kepentingan pribadi mereka untuk mendapatkan popularitas.

“Sultan mendesak mereka untuk menahan diri dari melabeli sesuatu sebagai negatif tanpa penelitian mendalam. Mereka juga harus adil dalam membuat pernyataan publik apa pun yang dapat memengaruhi keharmonisan sosial, ”kata pernyataan itu.

Dia juga mendesak Bapak Idris untuk menahan diri dari menggunakan platform seperti JAKIM untuk membuat pernyataan “menyesatkan dan tidak akurat” yang dapat mempengaruhi reputasi departemen.

Posted By : keluar hk