AS memantau dugaan eksekusi di Ukraina, kata utusan kejahatan perang

WASHINGTON: Utusan Washington untuk kejahatan perang mengatakan pada hari Senin (21 November) bahwa Amerika Serikat sedang memantau tuduhan pasukan Ukraina mengeksekusi pasukan Rusia, dan mengatakan semua pihak harus menghadapi konsekuensi jika mereka melakukan pelanggaran dalam konflik tersebut.

Kementerian pertahanan Rusia pada hari Jumat mengutip video yang beredar di media sosial yang diduga menunjukkan tentara Ukraina mengeksekusi tawanan perang Rusia.

“Kami jelas melacaknya dengan sangat cermat,” kata Beth Van Schaack, duta besar AS untuk peradilan pidana global, kepada wartawan saat konferensi telepon.

“Sangat penting untuk menekankan bahwa hukum perang berlaku untuk semua pihak secara setara: baik negara agresor maupun negara pembela dan ini dalam ukuran yang sama,” katanya, seraya menambahkan bahwa “semua pihak yang berkonflik harus mematuhi hukum internasional atau menghadapi akibatnya”.

Video tersebut menunjukkan apa yang tampak seperti tentara Rusia yang tergeletak di tanah setelah tampaknya menyerah. Kemudian tembakan otomatis terdengar dan video menunjukkan sekitar 12 mayat.

Wakil perdana menteri Ukraina dilaporkan mengatakan Ukraina akan menyelidiki insiden tersebut. Komisaris hak asasi manusia negara itu, Dmytro Lubinets, mengatakan video itu tampaknya menunjukkan “penangkapan bertahap” di mana pasukan Rusia tidak benar-benar menyerah.

Rusia telah dituduh melakukan banyak kejahatan perang sejak invasi besar-besaran ke Ukraina pada bulan Februari, termasuk dengan mengoperasikan sistem yang disebut kamp penyaringan untuk memindahkan warga Ukraina di wilayah yang diduduki ke Rusia. Rusia telah membantah tuduhan tersebut dan menuduh Ukraina dan para pendukungnya di Barat mengarang klaim tersebut.

Van Schaack mengatakan skala kriminalitas yang diperlihatkan oleh pasukan Rusia “sangat besar” dibandingkan dengan tuduhan terhadap pasukan Ukraina, dan mencatat bahwa kedua belah pihak menanggapi secara berbeda ketika tuduhan kekejaman muncul.

“Rusia pasti menanggapi dengan propaganda, penyangkalan, mis- dan dis-informasi, sedangkan otoritas Ukraina secara umum mengakui pelanggaran dan mengecamnya dan telah berjanji untuk menyelidikinya.”

Posted By : nomor hk hari ini